Joged Bumbung, Asyik dan Atraktif

1383830540904491327

Joged Bumbung sungguh sangat atraktif. Geraknya lincah. Sekali waktu kaki penari berjinjit dengan tangan mengibaskan Kipas. Bahkan sesekali, mata penari ikut menari-nari. Iringan musiknya cepat dan nyaring. Seruling khas Bali begitu dominan sepanjang waktu. Tak ada kesan erotis dari yang tersuguhkan siang itu. Tiga penarinya cantik dan semampai.. Itu adalah bonusnya.

Siang itu, cuaca sangat cerah di kompleks Bali Cultural Centre, Ubud. Setelah prosesi penyambutan dan perkenalan serta diajak berkeliling, di akhir kunjungan, saya dan rombongan disuguhi beberapa tarian yang sangat atraktif. Penonton duduk enjoy di sebuah teras yang menghadap panggung terbuka yang tidak terlalu besar. Sebagai latar, ada Gapura Paduraksa, penuh ukiran khas Bali sekaligus tempat keluar masuk penari. Ada payung dan beberapa patung sebagai asesoris makin menambah nuansa artistik.Satu hal yang juga sangat menarik, pemandu dan peraga serta penari di BCC adalah anak-anak Bali yang terbilang remaja. Salut dan luar biasa.

13838306142050102720

Sumber: Leher jenjang, dada membusung, proporsional untuk penari Joged

1383830884594655122

Sumber: Panabuh Gamelan remaja yang bertalenta…

BARONG

Mula-mula tampil Barong Macan. Dimainkan oleh dua orang. Satu di depan memegang Kepala Barong dan satunya kebagian ekor. Diiringi musik khas Bali, penari Barong meliuk-liuk menunjukkan perilaku seekor macan sang raja hutan.

13838306451260508258

Sumber: Barong Macan

1383830664402848504

Di Bali, Barongmerupakan salah satu karakter dalam mitologi Bali. Barong adalah raja dari roh-roh “baik”. Sebenarnya yang paling populer adalah “Barong Ket”, berbentuk seperti seekor singa. Namun siang itu, tampilan Barong Macan juga sangat menghibur

Begitu Barong Macan hilang dibalik tembok Paduraksa, muncul penampil kedua: Barong Tuo. Menggambarkan seorang yang sudah berusia lanjut. Renta dan rapuh. Tidak bertenaga tapi masih punya semangat untuk tetap survive dalam mempertahankan tradisi. Di akhir, Barong Tuo menarikan gerakan menangis. Entahlah apa maknanya…..Mungkin sayonara atau mungkin yang lain?

1383830689127398518

Sumber: Barong Tuo

13838307161385822749

JOGED

Joged Bumbung merupakan tampilan pamungkas yang sangat menghibur. Tarian pergaulan khas Bali ini mirip dengan “ngibing” atau kalau di tempat saya dulu namanya “Tayuban”. Penari akan mendekati penonton dan menariknya dengan selendang menemaninya ke atas panggung. Jika klop jadilah Joged Bumbung yang menghibur.

13838307661932333217

13838307991146194858

Menurut pamandu, Joged Bumbung dulunya berasal dari tradisi khas petani saat panen. Begitu gembiranya para petani saat panen raya, maka mereka menggelar Joged Bumbung yang demikian meriah. Karena merupakan tari pergaulan yang melibatkan penoton, maka diperlukan seorang penari yang betul-betul lincah dan gesit. Bisa loncat sana sini dengan ringan sambil mengibaskan kipas.

Ciri lain penari Joged adalah harus punya “egol” yang luwes. Egol adalah gerakan dasar dari penari Joged. Untuk itu diperlukan postur dan bentuk tubuh yang proporsional agar bisa jadi penari Joged yang baik. Tak heran, siang itu tiga penari Jegeg (cantik) yang tampil punya leher jenjang dan dada yang membusung serta pantat yang tidak terlalu besar. Sungguh tarian Bali yang indah selain Pendet dan Legong serta Jangger. Tapi giliran saya didekati penari…. Lariiiiii!!!

1383830827176901264

Sumber: Saat giliran saya….. lariiiiiii

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: