Ni Wayan, Gadis Penjual Strawbery di Danau Buyan

1381414176160597820

Strawberrryyyy.…..,”  tiba-tiba  terdengar pekikan tertahan dari pinggir jalan saat saya melintas menuju Danau Buyan. Saya toleh ke kanan. Nampak, seorang gadis kecil memakai kerpus tersenyum lebar sembari  duduk di pondok sederhana.  Adiknya sedang tiduran di sampingnya. Di depannya ada timbangan dan tumpukan buah segar. Ooo…..Ternyata penjual Strawbery. Sementara rasa penasaran saya kesampingkan. Setelah dari Danau Buyan, saya akan mampir ke lapak sederhana milik gadis Bali yang sore itu setia menunggu pembeli Strawbery-nya.

Danau Buyan

Sore itu, saya sedang meluncur meninggalkan Kebun Raya Eka Karya, melewati jalan mulus di pinggir Danau Beratan Bedugul ke arah Singaraja. Mentari yang tidak terlalu terik, udara gunung yang segar menyertai perjalanan sore yang menyenangkan. Setelah melewati kompleks Bali Handara, saya tiba di sebuah pertigaan. Ada banner kecil bertuliskan: Danau Bulian. Setelah saya cocokkan dengan peta, lokasinya sesuai  dengan Danau Buyan.

138141411288739804

13814140891119017448

Ah…..peduli amat. Buyan atau Bulian, sama saja pikir saya. Maka kendaraan pun belok kiri, lewat jalan beraspal yang sudah mulai rusak. Di sana-sini aspalnya sudah mengelupas. Debu-debu beterbangan saat ada kendaraan lewat. Di tengah perjalanan, ada gadis kecil yang “menyapa” menawarkan dagangannya. Nanti saya mampir, kata saya dalam hati. Maka, tak sampai sepuluh menit akhirnya tiba di ujung. Kami masuk pelataran tempat parkir. Di depan sana, agak ke bawah terhampar Danau Buyan yang mempesona.

138141414133918869

Danau Buyan dailihat dari Asah Gobleg (dok pribadi)

 

Danau Buyan terletak di Desa Pakraman, Pancasari, Kecamatan Sukasada,  Kabupaten Buleleng.  Tepatnya 5 kilometer dari Bedugul, yang masuk Kabupaten Tabanan. Air danau tenang. Warnanya kebiruan.Di pojok kiri dekat bangunan pendopo, ada penjual makanan kecil, sekaligus menyewakan alat pancing. Di arah belakang ( utara)  berdiri Pura khas Bali yang atap ijuknya bersusun sembilan.

1381414041481669929

13814140161945011326

Suasana sekitar danau sangat sepi. Ada satu dua pelajar sedang duduk menghabiskan sore di atas motor. Di bawah sana, di pinggir danau, sepasang sejoli nampaknya sedang memadu kasih. Duduk berdua di pinggir danau nan sepi. Saling berbisik, saling berbagi. Kadang tawa berderai diantara keduanya. Ah ..anak muda. Saya dan Darmaji, rekan saya segera ambil Jagung rebus. Sambil duduk, kecemal-kecemil menghabiskan jagung rebus manis, sambil memandang bentang alam nan damai di Danau Buyan.

Ni Wayan

Ketika penat sudah berlalu, kami bergegas meninggalkan Danau Buyan. Tak lupa mampir ke lapak gadis cilik penjual Strawbery.  Sebut saja namanya Ni Wayan. Umurnya sekitar 8 tahun. Badannya agak bongsor. Adiknya Ni Made sangat pendiam. Kelihatan malu-malu. Usianya sekitar 4 tahun. Siang itu keduanya sedang duduk di gubuk kecilnya menunggu pembeli.

13814142741239242698

13814144721844862277

Strawberryyy…” begitu sapa Ni Wayan tadi. Di tempat ini, pembeli tinggal timbang atau boleh juga petik sendiri buah Strawbery.  Tempatnya agak sedikit ke belakang. Tak kurang dari 6 larik tanaman Strawberry  sudah berbuah. Warna buah yang  matang merah pekat. begitu menggoda untuk segera dipetik.  Saya ditemani Ni Wayan dan adiknya “memanen” Strawbery. Lumayan bisa panen walau tak ikut menanam … he he he. Saya coba incip satu. Lumayan, ada manisnya dan tidak terlalu masam.

“Tiga Puluh Ribu, ” kata Ni Wayan saat saya tanya harga Strawbery per kilonya. Cukup Murah. Di Batu, Malang, harga segitu hanya dapat sejumlah jari tangan. Iseng menawar akhirnya per kilonya jadi duapuluh ribu. Ah..anak-anak yang pemurah….atau saya yang pelit yach. Tapi akhirnya, saya pun bayar dengan harga pertama.

1381414252374575437

1381414208574239557

Begitulah, setiap pulang sekolah, Ni Wayan selalu ditemani adiknya Ni Made  menghabiskan waktunya berjualan Strawbery di lapaknya di pinggir jalan menuju Danau Buyan. Keduanya nampak akrab dan rukun. Ni Wayan sangat sayang dengan adiknya. Sang adik pun begitu manja pada kakaknya.  Saya maklum, di sekitar tempat itu tak banyak rumah. Mungkin  tak banyak teman untuk bermain di tempat itu. Siang itu di Danau Buyan, Bali saya bertemu dengan gadis belia  yang sederhana namun  mandiri.

13814145211091889390

Lokasi Danau Buyan (www.aboutbali.wordpress.com)

 

13814143012008642198

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: