Kisah Pilu Dibalik Keindahan Ranu Grati

13753625471511237829

Ranu Grati, udara hangat dengan pemandangan elok dan air yang tenang (dok pribadi)

 

 

Cuaca sangat cerah, matahari hampir tepat di atas kepala,  saat saya menginjakkan kaki di pelataran Ranu Grati, Pasuruan. Udara di kawasan itu cukup panas.  Maklum dekat pantai.  Tapi begitu menaiki tangga dan menyusuri tepian Ranu Grati, angin semilir yang berhembus melewati permukaan danau mampu memberi sedikit kesejukan. Panorama Ranu Grati siang itu nampak begitu memanjakan mata.  Airnya tenang, nyaris tak berombak. Warnanya hijau dan biru keperakan diterpa terik mentari.

 

Danau Maar

 

Ranu artinya Danau.  Ranu Grati adalah danau air tawar yang terletak di tepian tiga desa. Desa Ranu Klindungan, Sumber Dawesari dan Kalipang. Luasnya 1085 hektar. Maka selain disebut ranu Grati kadang disebut juga Ranu Klindungan.. Di Selatan danau terdapat tebing setinggi kurang lebih 50 meter. Di Utara, dibatasi tanah tak kurang dari 2 meter  dari permukaan air. Kawasan ini termasuk kaki  Utara Kaldera Tengger.

 

1375362570572210556

 

Rabu Grati termasuk jenis Danau Maar, yakni  Danau Vulkanik, akibat letusan gunung berapi dengan ciri dasarnya sangat dalam. Berbentuk corong. Karena erat kaitannya dengan aktifitas vulkanik pada saat tertentu maka air di Ranu Grati banyak mengandung sedimen mineral.

 

Keberadaan sedimen mineral di Ranu Grati banyak menarik perhatian ilmuwan, termasuk peneliti asing. Diantaranya: Doktor Pirrung, M., Büchel, G., Schulte-Vieting, U., Scharf, B.W. & Treutler, H. Mereka telah memaparkan hasil kajiannya tentang sedimentasi di Ranu Grati di berbagai jurnal ilmiah internasional.

 

 

Wisata Air

 

Keberadaan Ranu Grati, sangat potensial sebagai destinasi wisata air di Pasuruan Timur. Aksesnya mudah. Posisinya ada di selatan Jalan Raya Surabaya –Probolinggo. Di Km 64,5, belok kiri kalau dari arah Probolinggo. Tidak sampai 2 kilometer. Jalannya mulus. Setelah melewati rel kereta api, sampailah di Gapura Ranu Grati.

 

13753625941514950075

 

 

137536262476162053

Mengayuh Becak Air sungguh mengasyikkan (dok pribadi)

 

 

Dengan panorama yang lumayan elok dan air yang tenang, Ranu Grati cocok bagi penyuka wisata air. Bisa naik Boat keliling danau atau mengayuh sepeda air. Namun, pengunjung tidak boleh melewati batas perairan yang telah ditentukan oleh pengelola.

 

13753626511763830906

 

 

13753626681862591606

Lumut Sungai, umpan untuk memancing (dok pribadi)

 

 

13753626871310130274

 

Selain itu, tempat ini sangat cocok bagi para pemancing. Bila sedang beruntung, dengan umpan hanya berupa Lumut sungai, bisa dikail Ikan Nila, Mujair kadang  Patin.  Di tepian barat dan timur Ranu banyak dibudidayakan ikan air tawar semacam Gurami. Selain itu, ada ikan khas ranu Grati. Masyarakat menyebutnya Ikan Lempuk. Ikannya kecil-kecil. Tak lebih besar dari Ikan Teri. Untuk mendapatkannya harus di jala. Karena ukurannya yang super mini, Ikan lempuk cocoknya dibuat peyek. Sangat pas buat teman sarapan nasi pecel.

 

1375363267798732548

 

 

13753632851030663528

 

1375362902782496779

 

Misteri Amfibi Tenggelam

 

Siapapun tak pernah menyangka kalau dibalik keindahan dan ketenangan Ranu Grati pernah terjadi kejadian memilukan. Dari kolega saya, Pak Prija Jatmika atau Pak Wayan, saya sempat terkejut dan seakan tak percaya kalau di danau yang tenang ini sebuah tank Amfibi pernah tenggelam beserta 23 awaknya.

 

1375363119829372469

 


 

13753629521055035711

 

Saat itu, 17 Oktober 1979, serombongan pasukan Tank Amfibi akan menggelar latihan rutin. Entah bagaimana ceritanya, ketika itu, menurut Pak Wayan ada sekitar 6-7 Tank Amfibi yang sudah mengambil ancang-acang di tepi Barat Ranu Grati untuk segera meluncur turun ke danau. Rencananya seluruh Tank Amfibi akan menyeberang danau.

 

Konon, Mbah Kadun, sesepuh sekaligus juru kunci  Ranu Grati kala itu sudah mengingatkan agar latihan ditunda atau dibatalkan. Tapi begitulah, latihan pun diteruskan. Satu demi satu TankAmfibi memasuki air Ranu dan bergerak menyeberang. Setelah semua Tank Amfibi di air, proses penyeberangan berjalan normal-normal saja hingga terjadi peristiwa yang menggegerkan sekaligus memilukan.

 

Secara tiba-tiba, 50 meter menjelang pendaratan, satu buah Tank Amfibi kehilangan daya apung dan langsung tenggelam seperti tersedot ke dalam danau beserta seluruh awaknya. Kepanikan pun terjadi. Namun, setelah diadakan berbagai upaya, sampai berhari-hari dengan mendatangkan penyelam asing,  jejak Tank Amfibi dan awaknya tak pernah ditemukan. Tragis. Ini mungkin erat kaitannya dengan Ranu Grati yang dari sejarahnya adalah Danau Maar. Danau akibat letusan vulkanik dengan dasar yang sangat dalam berbentuk corong.

13753632361899677370

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: