Seni dari Trowulan yang Merambah Eropa

13749992761650266923

Keluarga Perajin Patung Batu yang ramah (dok pribadi)

 

Keberadaan Trowulan sebagai satu-satunya bekas kota kuno dengan sebaran artefak, candi dan bekas-bekas bangunan terbesar di Indonesia sudah tak dapat disangkal lagi.  Artinya, di masa silam di Trowulan pasti juga bermukin para Silpin (pembangun candi) dan pematung serta pemahat yang trampil. Ini tercermin dari karya-karya indah dan artistik warisan Majapahit yang masih dapat kita nikmati sampai hari ini. Nah, ternyata sampai  hari ini  di Trowulan masih banyak tangan-tangan perkasa nan trampil yang telaten memahat batu untuk dijadikan patung atau arca.  Mereka menyebut dirinya  Perajin Patung Batu.

1374997532750538879

Outlet Parajin di Wates Umpak (dok pribadi)

Salah satu tokoh perajin patung batu adalah Mas Antok, pria yang berusia kira-kira 30 tahunan. Rumahnya di Desa Wates Umpak, Trowulan Mojokerto. Tepat di sebelah Timur jalan jurusan Mojokerto- Trowulan. Di teras rumahnya berjejer karya-karya patung batu nan artistik yang siap menghiasi rumah-rumah pecinta seni patung. Halaman samping sampia ke belakang rumah dijadikan “studio” pembuatan patung batu.

Menurut Mas Antok, usaha pembuatan patung batu dirintis oleh Pak Harun, Pak Wakidi dan Pak Obey, kira-kira 20 tahun silam. Mereka adalah warga Wates Umpak yang ingin melestarikan seni kerajinan sekaligus membuka usaha untuk menghidupi keluarganya. Para perintis itu perlu belajar ke Jogjakarta untuk memperdalam seni pembuatan patung batu.  Akhirnya, ayah Mas Antok juga belajar pada perintis dan mengikuti jejak  membuka usaha kerajinan Patung Batu. Sekarang usaha kerajinan ini diteruskan oleh Mas Antok dan adiknya. Di Wates Umpak, tidak hanya keluarga Mas Antok yang bergelut dalam kerajinan ini. Tetangganya juga ada yang membuka usaha yang sama.

Mirip Aslinya

Patung Batu karya pria Wates Umpak sungguh luar biasa. Detil ornamen patung batu dibuat sangat teliti. Citarasa seninya tinggi. Untuk membuatnya, pemesan cukup menunjukkan foto, maka dalam beberapa waktu pesanan akan siap diambil. Bahkan, para perajin mengatakan bisa membuat patung batu yang mirip dengan Arca aslinya.

1374997493752746943

Mirip Aslinya atau mirip Arca Kuno ? (dok pribadi)

Kemampuan membuat patung batu tentu saja perlu proses belajar yang panjang. Karena begitu memegang palu dan tatah (pahat), sekali salah memahat maka rusaklah komposisi dan desain patung yang diharapkan. Pemahat pemula perlu nyantrik (belajar) minimal 3 bulan untuk dipercaya memegang alat. Agar jadi pematung yang cekatan dan lihai minimal butuh waktu 2 tahun.

13749975811194344347


Andesit

Bahan utama pembuatan patung batu adalah Batu Andesit. Batu gunung yang tidak terlalu keras. Jika ditatah (dipahat) alurnya jelas dan tidak pecah/ cuil sembarangan. Batu Kali yang keras jelas tidak bisa digunakan untuk pembuatan patung. Karena saat ditatah akan pecah.

1374997426778855182

Batu Andesit (dok pribadi)

Batu-batu Andesit itu didatangkan dari Pacitan. Batu terbesar panjangnya bisa 3 meter. Lebarnya tergantung ukuran patung yang akan dibuat. Juga tergantung ukuran Bak truk pengangkut. Di Wates Umpak, batu-batu itu dipahat membentuk patung-patung sesuai pesanan atau mengikuti trend pasar yang sedang laris. Para perajin mampu membuat patung batu berwujud Dewi Sri, Laksmi, Dewa Syiwa, Ganesha juga patung Budha. Ukurannya ada yang kecil. Bisa juga besar. Harganya mulai 50 ribu sampai jutaan rupiah. Para perajin juga sanggup membuat patung-patung berciri khas Singosari dan Majapahit.

1374999187308618366

Mulai dipahat (dok pribadi)

 

1374999621197297493

Hampir selesai

Mas Antok mengatakan, patung-patung mirip Arca Kuno yang tersebar di gedung-gedung pemerintahan di Jawa Timur dan kota-kota besar lainnya kebanyakan adalah hasil buah tangannya. Beliau beberapa kali dipercaya oleh orang penting di Provinsi untuk membuat patung batu yang akan ditempatkan di halaman gedung  pemerintah.

Sampai Eropa dan Amerika

Hasil karya pria Wates Umpak berupa patung batu ini ternyata dipasarkan tidak hanya di Jawa tapi sudah sampai  Bali, Kalimantan dan Nusa Tenggara. Bahkan, para buyer asal Eropa, Spanyol dan Amerika sering order patung batu di Wates Umpak. Tentu saja nilainya ratusan juta rupiah

Untuk memperluas segmen pemasaran, saat ini para perajin sudah berinovasi dan berkreasi membuat Bathup, Bak Mandi,  Dinding Rumah serta Ornamen Rumah yang semuanya berbahan batu.. Biasanya orang-orang kaya yang memiliki konsep Back To Nature, sangat berminat membangun rumah dengan memanfaatkan hasil karya ini.

Ke depan nampaknya keberadaan para perajin patung batu menjadi sangat penting. Karena Trowulan sudah digadang-gadang sebagai Kampung Majapahit yang akan menampilkan karya adiluhung yang luar biasa dan akan jadi jujugan wisatawan dari penjuru nusantara dan dunia. Jadi, para pria perkasa dan trampil itu adalah bagian sentral dari Kampung Majapahit yang tak dapat dipandang sebelah mata. Apalah artinya sebuah Kampung Majapahit tanpa perajin/ pemahat patung batu??

13749976241695615810

Siap Ekspor (dok pribadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: