Terpesona Eksotiknya Pasir Putih Malikan

13670700101715520524

Sudut Papuma nan menawan (dok pribadi)

 

Berangkat dini hari mengejar jalan sepi. Meluncur menuju Tanjung Papuma, Jember. Start setelah subuh, melewati Pandaan, Bangil, Pasuruan sampai Probolinggo . Jalanan tidak terlalu padat tapi tidak juga lengang. Hanya harus sabar, karena  bergantian jalur dengan  truk-truk besar yang menuju Timur (Bali).

Setelah berhenti sejenak di POM bensin Probolinggo,  perjalanan dilanjutkan ke Lumajang. Sebelum Jatiroto, belok kiri ambil jalur alternatif.  Keluar di Klathakan. Mampir di Rest Area yang lumayan besar. Tempatnya sangat representatif. Ada mushola dan kamar mandi yang airnya selalu mengalir. Airnya dingin, segar, terus mengucur dari pipa karena tidak dihalangi kran. (Saya sarankan, kalau Anda perjalanan dari arah Malang atau Surabaya dan  ke Lumajang menuju Jember, pilih Rest Area ini untuk istirahat! Dijamin tidak mengecewakan). Setelah istirahat, perjalanann dilanjutkan menuju Bangsalsari. Ambil rute belok ke kanan, menuju Ambulu. Tak terasa perjalanan sudah lebih 3,5 jam. Kurang 30 Kilometer lagi sampai tujuan.

1367070147905936658

Rest Area Klathakan, representatif untuk disiinggahi (dok pribadi)

 

1367070166225270856

1367070226756536783

Tanjung Papuma terletak di  Kecamatan Wuluhan, Jember. Searah dengan objek wisata pantai Watu Ulo (Batu Ulo). Tanjung berarti dataran yang menjorok ke laut. Papuma  akronim dari Pasir Putih Malikan. Malikan merupakan  nama  pantainya..Disebut Malikan karena ada batu-batu yang bisa berbunyi khas saat terkena ombak. Batu Malikan merupakan karang-karang pipih yang mirip seperti sebuah kerang besar yang menjadi dasar sebuah batu karang besar.

Sesaat tiba di kawasan pantai, kita langsung disuguhi pemandangan yang sangat eksotis. Pantai berpasir putih sudah menanti. Sedang di areal setelah parkir yang teduh, berderet warung-warung sederhana siap dengan ikan bakar dan es kelapa muda. Sanitasi lumayan terjaga. Tak jauh dari sana ada beberapa homestay siap disewa. Tak mau yang biasa, rumah pohon juga tersedia. Bila ingin ber-backer ria, cukup gelar tenda. Tidak perlu repot-repot bawa dari rumah. Pengelola sudah menyediakannya. Tinggal ganti ongkos sewa.

1367070468970241075

Pasir Putih nan Indah (dok pribadi)

13670705041446280915

Nekat mandi karena sudah tergoda (dok pribadi)

 

 

13670702792009203045

Karang Besar Papuma (dok pribadi)

1367070302865653896

Begitu pandangan dilempar di kejauhan, nampak keelokan khas Papuma. Ada karang-karang besar -sering juga disebut pulau- yang menahan hantaman gelombang dahsyat Pantai Selatan. Ada tujuh batu karang besar yang membentuk deretan pulau kecil. Karang besar itu diberi nama  disesuaikan dengan kemiripan bentuknya. Ada  Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, Pulau Kajang, dan Pulau Kodok

Bentuk enam pulau tersebut sangat khas. Seperti Pulau Kodok yang bentuknya mirip seperti Kodok raksasa.  Pulau Narada bentuknya mirip dengan topi Dewa Narada. Dua buah batu karang khas Ikon Papuma adalah Pulau Kajang dan Pulau Narada.  Kedua batu karang itu menjadi background paling favorit untuk narsis dot. com, berfoto ria, sebagai ”bukti” sudah ke Papuma!

13670703301261116132

Ikon Papuma dari Bukit Siti Hinggil (dok pribadi)

13670703761364650411

View berbeda dari Siti Hinggil (dok pribadi)

 

Sebelum meneruskan langkah, sebaiknya tidak melewatkan ikan bakar khas Papuma. Ada banyak pilihan. Kakap Merah, Kapuran, Kerapu, Dorang, dan sebagainya. Per kilo Rp.60.000,  matang plus sambalnya. Tinggal tambah bayar nasi dan minumnya. Saran saya,  pilihlah Ikan Kapuran. Predator laut ini saat bertemu sambal terasi,  sungguh nikmat rasanya.

1367070407225915933

Bakar-bakar (dok pribadi)

13670704351253445179

Predator laut dalam, Ikan Kapuran kesat dan nikmat (dok pribadi)

13670705441854772227

View tersembunyi mengabadikan Tanjung Papuma (dok pribadi)

 

Setelah menyelesaikan santapan khas Papuma, segera ambil keputusan. Mandi di pantai (tidak disarankan karena ombaknya besar), atau jalan-jalan menikmati dan mencerap seluruh keelokan Papuma. Pemandangan paling bagus diperoleh kalau anda naik ke sebuah bukit bernama Siti Hinggil. Dari sini seluruh keelokan pantai, karang, hutan, dan Teluk Papuma dapat diabadikan. Sayangnya, vandalisme selalu jadi masalah. Coretan-coretan tak berguna itu membuat sakit mata, saat enak-enaknya memandang hamparan pemandangan yang mempesona. Tapi, secara keseluruhan, melihat ke-eksotikan Papuma, tak heran bila ada yang memasukkannya dalam 10 pantai terbaik di dunia. Tunggu apa lagi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: