Menyusur Jalan Terjal menuju Dieng

13685355642141038327

Temanggung dini hari. Setelah semalam istirahat, pukul 06.00 meluncur.. Hujan masih turun. Rintik-rintik. Berbekal GPS  meluncur di jalur Temanggung  menuju Wonosobo. Memotong jalur tidak lewat kota. Sampai Ngadirejo.  Menyusuri jalan basah dan sepi. Ada satu dua bus besar lewat. Jalur menuju Parakan -Kertek- Wonosobo.  Tapi belum sampai Parakan, setelah Candi Pring Apus, ada petunjuk lagi. Tulisan kecil di kiri jalan “menuju DIENG”.   Belok saja ke kiri .  Lewat Jumprit……
Jalan kecil mulai menanjak.. Agak ragu-ragu, apa benar jalannya.. Sekali waktu tanya penduduk.. Betul.. terus saja menuju Dieng!

13685356211580440023

Kendaraan terus melaju. meliuk-liuk di pinggang Gunung Sindoro. Melewati kebun kol. Hutan Pinus. Jalan agak rusak. Sana sini banyak lubang. So, harus ekstra hati-hati. Tapi kayaknya jalan siap diperbaiki. Di bahu jalan bertumpuk batu kali. Persediaan pembuatan pondasi jalan untuk pelebaran. Sempat terhadang batu sebesar mobil Carry yang konon jatuh tadi malam.

13685356781925881692

13685355901389426458

Makin mendekati puncak.. jalan makin rumpil .. makin rusak he he he. Akhirnya, tiba di Kawasan Perkebunan Teh TAMBI. Kanan kiri, sepanjang mata memandang tampak hijau… segar!. Cocok untuk Wisata Agro. Setelah melewati kebun teh, jalan mulai menurun, melewati pemukiman padat. Suasana khas pedesaan. Berbondong-bondong pekerja menuju ladang dan perkebunan. Dandanannya khas. Topi lebar. Sepatu boot. Baju lengan panjang. Berkalung Sarung. Mirip petani di Tosari Gunung Bromo.

Tak sampai sejam, akhirnya tiba di pertigaan jalan dari arah Wonosobo. Jalan mulus. Langsung tancap gas menuju negeri para dewa. Pemandangan tetap sama. Menawan. Tapi sekali waktu harus tutup  hidung. Bau kotoran ayam untuk pupuk tanaman.  Pukul 07.15. sampai di pertigaan Dieng Kulon.

1368535735664774024

Kalau mau ke Dieng dari arah Jawa Timur, setelah Sragen atau Karanganyar (Kalau lewat Sarangan Magetan)
1. Solo – Boyolali – Silo (naik gunung) – Mungkid – Magelang – Secang – Temanggung – Parakan – Kertek Wonosobo – Dieng, bisa potong kompas setelah Temanggung-Ngadirejo – Jumprit – Tambi – Dieng (Tidak lewat Wonosobo)

2. Solo – Boyolali – Silo – Mungkid – Borobudur – Salaman – Sapuran – Kertek – Wonosobo – Dieng

3. Solo – Jogjakarta – Sleman – Borobudur – Salaman – Sapuran – Kertek _ Wonosobo – Dieng.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: